5 Oktober 2016

Hijrah

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438H

Oleh Rano Karno Sebuah tahun yang baru telah datang menyapu yang lampau. Dan ingatan kita berangsur-angsur mengingat cerita lama ketika seorang lelaki mulia memutuskan hijrah ke sebuah kota baru yang ramah. Inilah kisah dengan seunggun hikmah terpendam yang tak habis dikupas zaman. Apa yang sesungguhnya terjadi? Mekkah adalah kota kelahiran sang Nabi. Di sana juga terletak Ka’bah—sebuah lokus bagi ibadah …

Continue reading
21 September 2016

Khittah Kekuasaan

Khittah Kekuasaan Oleh Rano Karno Politik, (juga) kekuasaan—acap dibincangkan dengan nada setengah sinis, banal, dan curiga. Kita tidak tahu persis bagaimana semua itu bermula. Tapi, definisi lawas soal politik dalam khazanah ilmu pengetahuan, sebagiannya, memang terdengar degil. Harold Laswell menyebutnya sebagai who gets what, when and how—siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana. Sebuah rumusan yang—bagi sementara orang, terdengar amat ganjil …

Continue reading
13 September 2016

Ibrahim

Oleh Rano Karno “Tuhanku Di Pintu-Mu aku mengetuk Aku tidak bisa berpaling” Chairil Anwar Inilah sebuah petilasan sejarah yang kita ikuti jejaknya hingga di hari sekarang. Seorang kekasih Tuhan yang mulia—bapak monotheisme yang namanya menyejarah sejak lama hingga di hari-hari sekarang. Penempuhannya dapat kita temukan dalam pengajaran agama-agama Samawi melalui Torah, Perjanjian Lama Injil, dan—terutama, Al Quran. Bermula dari keraguan, …

Continue reading
8 September 2016

Demos, Kratos, dan Zhalim

Oleh Rano Karno, S.I.P Di tanah kelahirannya sendiri, demokrasi digugat. Lelaki yang konon buruk rupa itu mencurigai demokrasi sebagai alat bagi para oportunis dan medioker naik ke atas panggung. Mereka yang gemar mencemooh, menghina, memfitnah—seolah mendapat tempat yang mulia di sana. Sokrates. Lahir dan tumbuh besar pada 5 abad sebelum Masehi. Dari Athena, Yunani, ia menahan degup jantungnya melihat demokrasi …

Continue reading
28 Agustus 2016

Seren Taun

Seren taun

Oleh Rano Karno Pada mulanya adalah syukur. Selanjutnya adalah, lautan puluhan ribu manusia yang berduyun-duyun datang ke sebuah dusun. Panen yang melimpah ruah, dan suka cita jadi milik bersama. Tanpa batas, banyak hal menyatu dan dipersatukan oleh sebilah keinginan: sujud syukur di haribaan Tuhan. Di hadapan Tuhan, manusia bergelimang harapan. Merapal doa-doa terbaik, mendesiskan ayat-ayat suci yang dikirimkan ke tepi …

Continue reading
22 Agustus 2016

O M R A N

omr

Oleh H. Rano Karno, S.I.P Sementara kita mencoba mengajari anak-anak kita semua tentang kehidupan, mereka telah mengajari kita apa itu kehidupan. – Angela Schwindt Kali ini, sebuah kisah dari masa yang silam melayang-layang ke hari ini. Tajuknya, anak-anak yang dirundung tragedi. Dengan nestapa, dengan keperihan yang membelit. Sebuah surat kabar yang dikenal radikal menuliskan cerita ini dalam sebuah serial. Lima …

Continue reading
17 Agustus 2016

Dirgahayu RI ke 71 – Merdeka!

Dirgahayu RI 71

M E R D E K A Oleh Rano Karno Siapa yang paling mengerti artinya merdeka? Perkenankan saya membuka cerita. Pada suatu pagi, ketika sebuah buku tua tergeletak di atas meja. Dan saya membuka episode ketika Saijah menjerit dengan gema yang lantang. Ia protes. Kerbau yang dibesarkannya sejak kecil itu tiba-tiba hendak dirampas oleh seorang demang yang ganas. Ia kecewa …

Continue reading
12 Agustus 2016

1 Tahun Penempuhan: Tentang Banten, Tentang Kita

RK

Assalamu alaikum Wr. Wb. Hari ini. 12 Agustus, tepat setahun silam saya mengucap sumpah dan ikrar. Dalam sorotan kamera  dan di bawah banyak tatapan mata, Presiden RI melantik saya sebagai Gubernur Banten definitif. Tentu ada rasa bahagia. Tapi sejujurnya, hati saya lebih banyak diselimuti ribuan tanya. Benak saya berkecamuk. Mengapa Allah memberi cobaan seberat ini? Sanggupkah saya? Sekonyong-konyong saya teringat …

Continue reading
2 Agustus 2016

Arif

IMG-20160802-WA0009

Oleh  H. Rano Karno, S.I.P Dari sebuah jazirah yang tandus belasan abad yang lalu. Kalam turun melalui Jibril mengusung sepenggal sumpah. Demi matahari dan cahaya (yang menyertai)-nya di hari pagi. Demi rembulan, apabila ia mengiringi. (QS Asy Syams: 1-2). Tuhan bersumpah, dengan nama dua makhluk-Nya. Matahari dan bulan beredar pada orbitnya—membentuk lintasan zaman yang memandu hidup manusia. Mengenal ruas-ruas waktu, …

Continue reading